INILAH BEBERAPA PERAWATAN CEDERA WHIPLASH YANG BISA DILAKUKAN SECARA MANDIRI 

Perawatan cedera whiplash – cidera adalah salah satu permasalahan yang akan timbul manakala Anda adalah orang yang selalu aktif. Dengan aktivitas yang padat, Anda akan rentan sekali cidera. Dan saat Anda cidera, Anda akan kehilangan banyak hal; mulai dari waktu, kesempatan, uang, sampai hal-hal kecil seperti bersantai.

Memang, cidera berbeda dengan gangguan kesehatan pada umumnya. Cidera tidak menimbulkan dampak yang lebih besar untuk tubuh.

Tapi tetap saja; cidera adalah masalah kesehatan yang juga harus ditangani. Tanpa penanganan, cidera akan menjadi masalah besar yang berlanjut dan berlarut-larut. Paling parah, Anda akan mendapati komplikasi akibat dari cidera.

Anda tentu tidak menginginkan komplikasi dari cidera kan? Oleh karenanya, menghindari perilaku beresiko dan faktor resiko cidera adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Cidera whiplash adalah jenis cidera yang paling sering dialami oleh seseorang. Dikutip dari hellosehat.com, whiplash atau cidera lecutan adalah gangguan kesehatan yang timbul akibat gerakan kejutan yang terjadi pada beberapa bagian tubuh.

Nah, berbeda dengan cidera pada umumnya, perawatan cedera whiplash cenderung lebih mudah dan ringan.

Bahkan bukan hanya ringan; perawatan cidera ini juga bisa dilakukan secara mandiri. Anda bisa menangani dan merawat cidera Anda sendiri. Tapi dengan catatan; perawatan mandiri hanya bisa dilakukan manakala cidera yang Anda alami masih dalam taraf ringan atau sedang dalam tahap penyembuhan.

Lantas, seperti apa sih perawatan cedera yang dimaksud? Bagaimana perawatannya? Seperti apa tingkat kesulitannya? Nah, untuk menjawab semua pertanyaan di atas, mari kita simak pembahasan yang ada di bawah ini.

MEMBERIKAN KOMPRES (KANTUNG ES) PADA AREA YANG TERASA SAKIT – PERAWATAN CEDERA WHIPLASH  

Ini adalah tindakan pertama yang bisa Anda lakukan untuk menangani cidera lecutan. Penanganan ini bisa membuat rasa sakit akibat cidera bisa teratasi. Namun demikian, ini adalah penanganan pertama. Anda harus memberi penanganan lanjutan saat Anda sudah selesai memberikan kompress pada area yang terasa sakit (mengalami cidera).

Pemberian kompres sendiri bisa dilakukan terus menerus hingga Anda menemukan dan/atau mengonsumsi obat pereda nyeri.

MEMBERIKAN KILLER PAIN – PERAWATAN CEDERA WHIPLASH 

Selain diberikan kantung es, jika Anda memiliki killer pain, Anda bisa menggunakannya untuk menghilangkan rasa sakit. Ini akan membuat tubuh yang disemprot jadi mati rasa. Dengan begitu, Anda tidak akan merasakan sakit pada area tersebut.

Tentu saja, ini adalah cara awal untuk menangani cidera lecutan. Maksudnya, setelah menerapkan cara ini, Anda dituntut untuk melakukan tindakan lain.

MELAKUKAN ISTIRAHAT TOTAL – PERAWATAN CEDERA WHIPLASH 

Jika Anda sudah benar-benar baikan, tindakan yang harus diambil setelahnya adalah beristirahat total. Anda harus beristirahat total untuk memulihkan kondisi Anda. Dikutip dari alodokter.com, dengan beristirahat total, tubuh Anda akan dengan mudah menyesuaikan diri. Dengan begitu, cidera Anda akan sembuh dengan sendirinya.

Beristirahatlah dengan benar-benar istirahat. Jangan banyak bergerak. Jangan lakukan pergerakan yang beresiko.

KONSUMSI OBAT PEREDA NYERI – PERAWATAN CEDERA WHIPLASH 

Mengonsumsi obat pereda nyeri akan membuat Anda sedikit tidak merasakan nyeri pada area cidera. Dengan cara ini Anda tidak akan merasakan sakit dan nyeri yang luar biasa; sebagai perasaan yang timbul saat Anda merasakan cidera tanpa obat pereda ini.

Itulah beberapa perawatan cedera whiplash. Perawatan di atas adalah perawatan konservatif. Anda bisa melakukan perawatan di atas manakala cidera yang Anda alami tidak begitu parah dan membuat Anda kehilangan kesadaran.

Tinggalkan Balasan

Comment
Name*
Mail*
Website*